Google

tentangku.blogsome.com

18 December 2007

Dasar Web Design

Filed under: IPTEK, Web Design

Jika anda sudah lama menjelajahi Web, hampir bisa dipastikan anda pasti pernah dong , ketemu web site yang didesign dengan jelek, terutama karena hampir semua orang , jika mereka mau dapat membuat web site , sesuai dengan design HTML pada umumnya. Tidak heran jika banyak web site yang membingungkan, overwhelming, jelek, atau sangat lamba-a-at dipanggil. Tetapi untuk menjadikannya sebuah title profesi , web designer, apalagi webmaster :) jelas tidak segampang itu, anda harus belajar lebih dulu apa itu dasar web design. Dan sekali lagi , itu tidak mudahTapi mengikuti beberapa teori yang mendasari Web Design, yang dibuat oleh para pelopor, mereka yang telah terlebih dahulu berkiprah ,di bidang Web Design , akan dapat membantu anda, jika anda masih mau belajar tentunya :) Mendesign untuk Web membuka daerah kemungkinan yang serba baru , dan pada saat yang sama. Web Design juga lahir dari serangkaian batasan-batasan yang diciptakan oleh dunia Web itu sendiri.Salah satu bedanya aja nih .. saat anda mendesign untuk Web, apa yang anda kerjakan tidak pernah dianggap selesai. sisi positifnya , Anda selalu dapat menambahkan , mengkoreksi , meredesign , menyempurnakan hasil karya ( dalam bentuk Web Site tentunya ) anda. simplenya UPDATE! adalah salah satu kelebihan media Web , Sisi Negatifnya, tentu saja lebih banyak kerja , lebih banyak pikiran dan klien yang belum tentu mengerti Sisi Positif dan Negatif dari Web , jelas akan mempersulit anda. Kembali ke rangkaian batasan Web (limitations of the Web), Lance Arthur dari Glassdog, dalam artikelnya di site tersebut punya teori sbb: " Web Design originates from a field of limitations … Seeing this as a challenge to be overcome instead of a wall of invulnerability may sound like one of those motivational posters that middle managers rely upon, but it applies. The demons that plague you once you’ve settled on the One True Design for your project, whatever it may be, mean you must create perfection… then set about destroying it while attempting to hold onto the best parts of what you’ve created .. " Dan inilah daftar (panjang), batasan-batasan tersebut : PLATFORMISSUE Komputer Mac. menampilkan huruf lebih kecil dari komputer PC. PC mempunyai font default yang berbeda dari Mac. Unix( dan clone-nya) tidak mempunyai font default. Macs menampilkan warna "washed out", PC menampilkan warna "super saturated". dan seterusnya. BROWSERISSUE Netscape mempunyai JavaScript, jadi Microsoft selalu satu langkah di belakang. Microsoft mempunyai JScript dan VBScript dan ActiveX, yang tidak berjalan di Netscape. Tidak ada yang memiliki Java. Plug-in masih diperlukan untuk beberapa Functionality , misalnya Flash. Netscape memasukkan pixel spacing dengan acak dalam cell tabel, frame dan document. Microsoft tidak. Microsoft tidak mengharuskan tag penutup untuk kebanyakan tag HTML ( browser pemaaf ). Netscape mengharuskannnya. Masalah CSS ( Cascading Style Sheets) yang masih berbeda di beberapa penerapannya oleh Microsoft dan Netscape, Microsoft menambahkan CSS filters. Netscape menambahkan JavaScript CSS. dan itu baru dua browser dari sekian browser yang ada. USER ISSUE Users dapat dengan acak memilih resolusi layar dan kedalaman warna. Anda tidak dapat menjamin warna apa yang akan tampil di layar semua user anda. Users dapat mematikan dukungan Java dan JavaScript. Anda tidak dapat menjamin efek halaman HTML berdasarkan fungsi- fungsi ini akan tampil , walaupun di browser yang mendukungnya. Beberapa user menolak mengunjungi site dengan Frame. User yang lain menggunakan browser yang tidak mendukung frame , atau tidak mendukung image , dan lain-lain. ACCESSIBILITYISSUE User yang buta tidak dapat melihat halaman HTML anda, serius .. inilah masalah Accesibility. dan ’screen reader’ yang membacakan kepada mereka adalah satu-satunya solusi. Screen Reader tidak dapat menegosiasikan frame. Screen Reader tidak dapat melihat image yang berisi teks, kecuali anda mencantumkannya di dalam tag ALT. Screen Reader dapat menguatkan kata-kata dengan tag , tapi tidak dalam tag . Lynx users juga tidak dapat melihat image. Lynx User dapat menjelajahi frame, tapi mereka tidak dapat mengetahui isi nya sampai mereka masuk ke dalamnya (frame tersebut). User yang lebih tua mungkin memerlukan ukuran font yang lebih besar untuk membaca halaman HTML anda, yang sangat potensial untuk merusak skema lay-out yang telah anda bikin susah-susah. Beberapa printers mencoba mencetak huruf putih tapi tidak dapat mencetak background gelap. Dan seterusnya. Panjang kan ?Masih menurut Lance Arthur, batasan -batasan baru ini terus bertambah dan karena beberapa sebab , batasan-batasan lama tetap ada. Meninggalkan tiga pilihan untuk Web Designer Memperhitungkan masalah-masalah tersebut di atas, membuat multiple version ( beberapa versi ) dari Web Site anda untuk Platform , Browser, dan Audience yang berbeda. Menerima (baca: Menyerah) bahwa anda tidak akan dapat mentargetkan audience seluas-luasnya untuk menikmati site anda dan membuat perubahan yang mengijinkan akses , minimal untuk contents , misal dengan versi text-only. Melakukan Apa yang anda mau, tanpa kompromi, mengalienasikan beberapa bagian audience anda. Jadi ?Menurut Lance Arthur, bertemanlah dengan batasan-batasn Web tadi. dan menurut beliau lagi, Web Design adalah bisnis yang bikin frustasi , sehingga wajar kalo mereka yang pusing memikirkan hal-hal diatas dibayar mahal. Tingkat kesuksesan seorang Web Designer juga bergantung pada seberapa besar dana, kepercayaan dan kerjasama yang diberikan klien. Anda harus menetapkan di awal proyek Web Design anda : Siapa Target Audience-nya, Apa Kegunaan Site tersebut, dan kemudian meyakinkan klien untuk meninggalkan anda sendiri sampai anda mempunyai sesuatu untuk dipresentasikan. Ada Teori laen yang lebih mudah ?Menyerah sudah ? jangan dulu … ada kok Teori laen , yang (kedengarannya) lebih mudah .. dari Jason Kotke , dari osil8, menurut beliau .. Web design adalah design informasi (information design) sebuah jalan mengkomunikasikan informasi kepada audience anda. Information Design , kedengaran seperti serious stuff ? memang benar! , Orang-orang telah mendesign Informasi bertahun- tahun , bahkan sebelum Web datang , dan mereka akan terus melakukannya bahkan setelah Web tidak ada lagi ( dan itu masih lama sekali , kalaupun hal itu terjadi :) Beberapa orang bilang bahwa Web adalah media yang benar-benar baru, dan karenannya memerlukan pendekatan yang baru juga. Pada dasarnya, Web adalah tentang Komunikasi , anda ingin orang melihat teks, contents, seni anda. dan Komunikasi ( yang efektif ) memerlukan Perencanaan. Demikian menurut beliau , Jason Kotke dari otil8. Sekian dulu Dasar Web Design bagian pertama dari toekangweb, semoga bermanfaat bagi anda, dan nantikan di edisi berikutnya dari toekangweb , lanjutan dari artikel ini , Elemen-elemen dari Web Design … dan Langkah-langkah dalam Web Design menurut Jason Kotke dan Lance Arthur.

TIPS DAN TRIK WEB DESAIN

Filed under: IPTEK, Web Design


Membuat link tanpa garis bawah

Anda tidak suka dengan garis bawah yang terdapat pada link ? Di bawah ini trik yang bisa Anda gunakan untuk menghilangkan garis bawah tersebut 
Link tanpa garis bawah  
Trik tersebut dapat digunakan pada MS Internet Explorer dan Netscape Navigator 4.0 atau lebih.  


Download dari website tanpa menggunakan FTP

Apakah Anda mempunyai web site dan ingin membagikan software dari web site Anda ? Tapi Anda tidak mempunyai akses ke server FTP. Jangan bingung ! Anda tetap bisa melakukannya walaupun tanpa FTP. Caranya : gunakan link yang mengarah pada file download. 
Download file DI SINI  

Pertimbangkan penggunakan Applet Java

Dengan menggunakan aplet Java Anda bisa membuat halaman web yang indah. Tetapi terlalu banyak menggunakan applet Java akan mengakibatkan lambatnya loading. Untuk itu perlu Anda pikirkan "untung - ruginya" sebelum Anda memakai applet Java. Ingat masih banyak netter yang menggunakan komputer dengan akses internet yang lambat.

Tentang Custom Style Sheet (CSS)

Filed under: IPTEK, Web Design


Bagi yang belum pernah mendengan css dalam dunia HTML maka anda akan sangat kehilangan penghematan dalam besarnya file dokumen HTML anda. CSS itu sendiri bekerja menjadi pelengkap pada HTML. Jadi jika anda adalah pendatang baru dalam mempelajari HTML, maka cobalah untuk belajar CSS. Dengan menggunakan CSS ini para web developer dapat memisahkan HTML dari aturan-aturan untuk membentuk tampilan sebuah website sehingga CSS ini dirasa sangat powerfull. Namun memang banyak juga orang yang belajar HTML, tikda begitu menganggap CSS ini sangat penting peranannya padahal kekuatan dan fleksibilitas dari sebuah css sangat tangguh.
So, what exaclty you talking about it, girl…. (meski udah gak girl lagi)
CSS (Cascading Style Sheet) bertugas untuk menetapkan aturan tampilan/style yang akan digunakan pada sebuah website sehingga CSS berperan sebagai pelengkap file HTMl. Jadi meski tikda ada CSS website tetap bisa dibuat, but without CSS, not cool man….


CSS diperkenalkan untuk pengembangan website pada tahun 1996. Nama CSS didapat dari fakta bahwa setiap deklarasi style yang berbeda dapat diletakkan secara berurutan, yang kemudian akan membentuk hubungan parent-child pada setiap style.
Setelah CSS distandarisasikan, Internet Explorer dan Netscape melepas browser terbaru mereka yang telah sesuai atau paling tidak hampir mendekati dengan standar CSS.
CSS adalah sebuah dokumen yang berdiri sendiri dan dapat dimasukkan dalam kode HTML atau sekedar mejadi rujukan oleh HTML dalam pendefinisian style. CSS menggunakan kode2 yang tersusun untuk menetapkan style pda elemen HTML atau dapat juga digunakan membuat style baru yang biasa disebut class.
CSS dapat mengubah besar kecilnya text, mengganti warna background pada sebuah halaman, atau dapat pula mengubah warna border pada tabel, dan masih banyak lagi hal yang dapat dilakukan oleh CSS. Singkatnya, CSS digunakan untuk mengatur susunan tampilan pada halaman HTML.
CSS dapat digunakan untuk menggantikan "span", "b", "u" dan "u", dikarenakan hal berikut:sebuah file css dapat menjadi rujukan banyak halaman HTML. Hanya dibutuhkan 1 baris kode untuk melakukan hal tersebut. Ini berarti akan meminimalkan file2 HTML yang akan dibuat.Jika ingin mengubah tampilan website yang telah dibuat, maka yang perlu dilakukan hanya mengganti baris-baris kode pada css nya saja, tanpa perlu mengutak-atik file-file HTML nya.CSS dapat mengatur banyak atribut pada sebuah halaman secara mudah. Misalnya: warna background, border, shadow, yang berbeda pada masing-masing tag yang digunakan.

Dasar Web Design

Filed under: IPTEK, Web Design

Jika anda sudah lama menjelajahi Web, hampir bisa dipastikan anda pasti pernah dong , ketemu web site yang didesign dengan jelek, terutama karena hampir semua orang , jika mereka mau dapat membuat web site , sesuai dengan design HTML pada umumnya. Tidak heran jika banyak web site yang membingungkan, overwhelming, jelek, atau sangat lamba-a-at dipanggil. Tetapi untuk menjadikannya sebuah title profesi , web designer, apalagi webmaster :) jelas tidak segampang itu, anda harus belajar lebih dulu apa itu dasar web design. Dan sekali lagi , itu tidak mudah Tapi mengikuti beberapa teori yang mendasari Web Design, yang dibuat oleh para pelopor, mereka yang telah terlebih dahulu berkiprah ,di bidang Web Design , akan dapat membantu anda, jika anda masih mau belajar tentunya :) Mendesign untuk Web membuka daerah kemungkinan yang serba baru , dan pada saat yang sama. Web Design juga lahir dari serangkaian batasan-batasan yang diciptakan oleh dunia Web itu sendiri. Salah satu bedanya aja nih .. saat anda mendesign untuk Web, apa yang anda kerjakan tidak pernah dianggap selesai. sisi positifnya , Anda selalu dapat menambahkan , mengkoreksi , meredesign , menyempurnakan hasil karya ( dalam bentuk Web Site tentunya ) anda. simplenya UPDATE! adalah salah satu kelebihan media Web , Sisi Negatifnya, tentu saja lebih banyak kerja , lebih banyak pikiran dan klien yang belum tentu mengerti Sisi Positif dan Negatif dari Web , jelas akan mempersulit anda. Kembali ke rangkaian batasan Web (limitations of the Web), Lance Arthur dari Glassdog, dalam artikelnya di site tersebut punya teori sbb: " Web Design originates from a field of limitations … Seeing this as a challenge to be overcome instead of a wall of invulnerability may sound like one of those motivational posters that middle managers rely upon, but it applies. The demons that plague you once you’ve settled on the One True Design for your project, whatever it may be, mean you must create perfection… then set about destroying it while attempting to hold onto the best parts of what you’ve created .. " Dan inilah daftar (panjang), batasan-batasan tersebut : PLATFORM ISSUE * Komputer Mac. menampilkan huruf lebih kecil dari komputer PC. * PC mempunyai font default yang berbeda dari Mac. * Unix( dan clone-nya) tidak mempunyai font default. * Macs menampilkan warna "washed out", * PC menampilkan warna "super saturated". dan seterusnya. BROWSER ISSUE * Netscape mempunyai JavaScript, jadi Microsoft selalu satu langkah di belakang. * Microsoft mempunyai JScript dan VBScript dan ActiveX, yang tidak berjalan di Netscape. * Tidak ada yang memiliki Java. * Plug-in masih diperlukan untuk beberapa Functionality , misalnya Flash. * Netscape memasukkan pixel spacing dengan acak dalam cell tabel, frame dan document. Microsoft tidak. * Microsoft tidak mengharuskan tag penutup untuk kebanyakan tag HTML ( browser pemaaf ). Netscape mengharuskannnya. * Masalah CSS ( Cascading Style Sheets) yang masih berbeda di beberapa penerapannya oleh Microsoft dan Netscape, * Microsoft menambahkan CSS filters. Netscape menambahkan JavaScript CSS. * dan itu baru dua browser dari sekian browser yang ada. USER ISSUE * Users dapat dengan acak memilih resolusi layar dan kedalaman warna. Anda tidak dapat menjamin warna apa yang akan tampil di layar semua user anda. * Users dapat mematikan dukungan Java dan JavaScript. Anda tidak dapat menjamin efek halaman HTML berdasarkan fungsi- fungsi ini akan tampil , walaupun di browser yang mendukungnya. * Beberapa user menolak mengunjungi site dengan Frame. User yang lain menggunakan browser yang tidak mendukung frame , atau tidak mendukung image , dan lain-lain. ACCESSIBILITY ISSUE * User yang buta tidak dapat melihat halaman HTML anda, serius .. inilah masalah Accesibility. dan ’screen reader’ yang membacakan kepada mereka adalah satu-satunya solusi. * Screen Reader tidak dapat menegosiasikan frame. * Screen Reader tidak dapat melihat image yang berisi teks, kecuali anda mencantumkannya di dalam tag ALT. * Screen Reader dapat menguatkan kata-kata dengan tag , tapi tidak dalam tag . * Lynx users juga tidak dapat melihat image. * Lynx User dapat menjelajahi frame, tapi mereka tidak dapat mengetahui isi nya sampai mereka masuk ke dalamnya (frame tersebut). * User yang lebih tua mungkin memerlukan ukuran font yang lebih besar untuk membaca halaman HTML anda, yang sangat potensial untuk merusak skema lay-out yang telah anda bikin susah-susah. * Beberapa printers mencoba mencetak huruf putih tapi tidak dapat mencetak background gelap. Dan seterusnya. Panjang kan ? Masih menurut Lance Arthur, batasan -batasan baru ini terus bertambah dan karena beberapa sebab , batasan-batasan lama tetap ada. Meninggalkan tiga pilihan untuk Web Designer 1. Memperhitungkan masalah-masalah tersebut di atas, membuat multiple version ( beberapa versi ) dari Web Site anda untuk Platform , Browser, dan Audience yang berbeda. 2. Menerima (baca: Menyerah) bahwa anda tidak akan dapat mentargetkan audience seluas-luasnya untuk menikmati site anda dan membuat perubahan yang mengijinkan akses , minimal untuk contents , misal dengan versi text-only. 3. Melakukan Apa yang anda mau, tanpa kompromi, mengalienasikan beberapa bagian audience anda. Jadi ? Menurut Lance Arthur, bertemanlah dengan batasan-batasn Web tadi. dan menurut beliau lagi, Web Design adalah bisnis yang bikin frustasi , sehingga wajar kalo mereka yang pusing memikirkan hal-hal diatas dibayar mahal. Tingkat kesuksesan seorang Web Designer juga bergantung pada seberapa besar dana, kepercayaan dan kerjasama yang diberikan klien. Anda harus menetapkan di awal proyek Web Design anda : Siapa Target Audience-nya, Apa Kegunaan Site tersebut, dan kemudian meyakinkan klien untuk meninggalkan anda sendiri sampai anda mempunyai sesuatu untuk dipresentasikan. Ada Teori laen yang lebih mudah ? Menyerah sudah ? jangan dulu … ada kok Teori laen , yang (kedengarannya) lebih mudah .. dari Jason Kotke , dari osil8, menurut beliau .. Web design adalah design informasi (information design) sebuah jalan mengkomunikasikan informasi kepada audience anda. Information Design , kedengaran seperti serious stuff ? memang benar! , Orang-orang telah mendesign Informasi bertahun- tahun , bahkan sebelum Web datang , dan mereka akan terus melakukannya bahkan setelah Web tidak ada lagi ( dan itu masih lama sekali , kalaupun hal itu terjadi :) Beberapa orang bilang bahwa Web adalah media yang benar-benar baru, dan karenannya memerlukan pendekatan yang baru juga. Pada dasarnya, Web adalah tentang Komunikasi , anda ingin orang melihat teks, contents, seni anda. dan Komunikasi ( yang efektif ) memerlukan Perencanaan. Demikian menurut beliau , Jason Kotke dari otil8. Sekian dulu Dasar Web Design bagian pertama dari toekangweb, semoga bermanfaat bagi anda, dan nantikan di edisi berikutnya dari toekangweb , lanjutan dari artikel ini , Elemen-elemen dari Web Design … dan Langkah-langkah dalam Web Design menurut Jason Kotke dan Lance Arthur.




Theme designed by Taufan Kurniawan